Monday, 16 March 2020

Pumping Station

pump station
Pump station merupakan fasilitas yang akan mensuplai air ke seluruh area pabrik yang membutuhkan seperti untuk mendinginkan mesin-mesin pabrik dan juga sebagai air bersih melalui sistem pemompaan.Komponen utama sistem pemompaan, pada umumnya adalah sebagai berikut :
1. Pompa.
2. Mesin penggerak, pompa bisa dioprasikan dengan menggunakan motor listrik atau pun mesin diesel.
3. Sistem perpipaan, air yang akan didistribusikan ke semua area pabrik melalui pipa-pipa.
4. Katup, digunakan untuk mengendalikan aliran dalam sistem.
5. Peralatan tambahan, seperti alat pengukur tekanan, flow, dan suhu sesuai dengan kebutuhan.

Pompa adalah suatu alat atau mesin yang digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui suatu media perpipaan dengan cara menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung secara terus menerus.Pompa beroperasi dengan prinsip membuat perbedaan tekanan antara bagian masuk (suction) dengan bagian keluar (discharge). Dengan kata lain, pompa berfungsi mengubah tenaga mekanis dari suatu sumber tenaga menjadi tenaga kinetis, dimana tenaga ini berguna untuk mengalirkan cairan dan mengatasi hambatan yang ada sepanjang pengaliran.

Sunday, 15 March 2020

Control Loops Loesche Vertical Roller Mill




Mill outlet temperature

The mill outlet temperature is decisive for drying the material to be ground. The mill outlet temperature is
determined by the inherent raw material moisture content and the set value is adjusted accordingly during
commissioning.

The plant equipment, such as dedusting systems, fans etc. following the mill have to be designed to withstand
the mill outlet temperature.

Too high mill outlet temperature is not dangerous only for bearing and seals in the grinding rollers but also for
the plant equipment following.

Too low mill outlet temperature results in inadequate drying, has a negative influence on the grinding process
and runs a risk of a temperature fall below the water dew point. The mill outlet temperature must be held
constant.

Limit values
  MIN  Not enough heat is available and the grinding process can no longer be 
  guaranteed. If the heat source to the mill is already at maximum, the material 
  feed to the   mill must be reduced.
  MAX 1  Warning
  MAX 2  Hot gas supply –OFF and the stopping or switch over sequence is initiated.

Measurement and control loop
The mill outlet temperature is measured in the duct at the mill outlet.
The following regulating units could be used to control the temperature.

Friday, 2 August 2019

Operating Principles of VCM



The following points are concerning a correct operation, product quality, safety as well as economical aspects:

1. Material Feed
  • feed mass flow is measured by belt conveyor weighing cell 
  • must be continuously, but variable (speed of the feeding belt is controlled)
  • grain size must be according to layout (not to big/fine material)
  • temperature of feeding material should be constant 
  • fast variation / fluctuation cause a disturbance of the operation (vibration)
  • pieces of metal must be separated before mill, otherwise they cause a damage of parts inside the mill

Thursday, 1 August 2019

Cement Quality


Pada industri manufaktur kualitas adalah harga mati. Karena dengan menjaga kualitas produk yang dipasarkan berarti menjaga eksistensi produk itu sendiri. Dengan produk yang berkualitas maka produk yang dihasilkan akan diterima dengan baik oleh pasar dan akan membentuk pelanggan yang loyal. Oleh sebab itu pada industri semen ada beberapa aspek yang harus diperhatikan untuk menjaga agar semen yang diproduksi sesuai dengan standar mutu melalui proses yang efisien.

Di industri semen ada 2 departemen yang bertugas secara langsung untuk menjaga kualitas semen itu sendiri yaitu departemen Produksi dan departemen Quality. Di departemen quality melakukan riset untuk meramu komposisi semen yang sesuai SNI dan menentukan target yang harus dicapai seperti kehalusan semen (fineness) serta menganalisa material yang sesuai spesifikasi dan berkordinasi dengan procurement untuk pengadaan material. Sedangkan departemen produksi menjaga parameter operasi agar target dari quality bisa tercapai.

"In a increasingly competitive market where cement companies vie for customer satisfaction and retention, quality control becomes ever more important"

Wednesday, 31 July 2019

Material Cement Mill




Pada proses pembuatan semen terdiri dari beberapa bahan baku baik itu bahan baku utama maupun bahan baku tambahan yang akan digiling bersamaan didalam cement mill menjadi satu kesatuan.

Adapun material penyusun semen yaitu:

a.   Clinker
Adalah material setengah jadi yang merupakan hasil pembakaran dikiln yang mengandung 4 mineral utama yaitu:
Ø  C2S Dikalsium silikat , senyawa ini berperan sebagai activator let strength pada kuat tekan akhir semen diumur 28 hari.
Ø  C3S Trikalsium silikat, senyawa ini berperan sebagai aktivator early strenght dan supporter let strength pada kuat tekan awal semen diumur 1-28 hari.
Ø  C3A Trikalsium aluminat, senyawa ini berperan sebagai activator hydration dengan adanya senyawa ini maka proses pengerasan semen akan terjadi.
Ø  C4AF Tertrakalsium aluminoferrit, senyawa ini berperan sebagai darkish yang member warna gelap pada semen.

Tuesday, 12 December 2017

Hidrolik Accumulator



Pada sistem hidrolik roller mill, tidak lepas dari sebuah komponen yang disebut accumulator. Accumulator system merupakan komponen yang sangat penting pada system hydraulic roller mill. Accumulator merupakan reservoir penyimpanan tekanan (energy storage) untuk cairan hidrolik yang tidak bisa dikompressi (incompressble) dengan menggunakan sistem eksternal. Sistem eksterna ini ada yang menggunakan pegas ataupun gas yang terkompresi (nitrogen). 

hydro-pneumatic spring system

Pada hydro-pneumatic spring system, accumulator berperan penting dalam mengatur spring stiffness pada roller selama operasi. Accumulator yang umum dipakai pada roller mill yaitu jenis bladder accumulator dan piston accumulator.

Thursday, 12 October 2017

Shutdown & Cooling Down Roller Grinding Mill



Pada mesin industri proses untuk mematikan mesin (shutdown) memiliki prosedur masing-masing karena karateristiknya yang berbeda-beda. Adapun prosedur shutdown selain untuk faktor keamanan pada manusia tetapi juga untuk mejaga mesin itu sendiri dari kerusakan. Berikut ini kami tampilkan prosedur untuk shutdown mesin penggilingan semen dalam hal ini jenis vertical cement mill. Yang mana pada sistem penggilingan semen prosesnya menggunakan gas panas (hot gas) dan komponen utama penggilingan menggunakan material casting yang mana kita ketahui material casting merupakan material yang sensitif terhadap perubahan suhu.